Gerhana Bulan 16 Juni 2011
Gerhana bulan 16 Juni 2011 merupakan gerhana terlama dalam abad ini: 100 menit. Gerhana bulan berikutnya 10 Desember 2011, dengan lama gerhana 25 menit.
Tamasya Sejarah Bersama Hatta
Oleh Farid Gaban | Agustus 2002 | Edisi Khusus Majalah Tempo 100 Tahun Hatta
Dia yang berjuang dengan seluruh hidup dan ketajaman pena.
JIKA masih hidup, dan diminta melukiskan situasi sekarang, Mohammad Hatta hanya akan perlu mencetak ulang tulisannya 40 tahun lalu:
“Di mana-mana orang merasa tidak puas. Pembangunan tak berjalan sebagaimana semestinya. Kemakmuran rakyat masih jauh dari cita-cita, sedangkan nilai uang makin merosot.
“Perkembangan demokrasi pun terlantar karena percekcokan politik senantiasa. Pelaksanaan otonomi daerah terlalu lamban sehingga memicu pergolakan daerah. Tentara merasa tak puas dengan jalannya pemerintahan di tangan partai-partai.”
Hampir tidak ada yang perlu diubah–kalimat demi kalimat, kata demi kata. Krisis politik, ekonomi, dan konstitusi. Krisis serupa yang ditulis Hatta itu kini menghantui Indonesia lagi, setengah abad setelah Megawati Soekarnoputri menyimpan boneka mainannya, Amien Rais tak lagi bermain gundu, dan Jenderal Endriarto Sutarto menukar ketapel karetnya dengan senapan M16. (more…)
Tentang Globalisasi dan Neoliberalisme
Inti Pandangan Neoliberalisme

PASAR YANG BERKUASA
Mempreteli peran dan kewajiban pemerintah, serta membebaskan perusahaan “swasta” dari setiap ikatan yang dikenakan oleh pemerintah tak peduli seberapa besar kerusakan sosial yang diakibatkannya.
PANGKAS ANGGARAN PUBLIK UNTUK LAYANAN SOSIAL
Kurangi anggaran sosial seperti pendidikan, kesehatan, dan air bersih, semua itu atas nama pengurangan peran negara.
DEREGULASI
Memangkas hukum dan aturan yang bisa mengurangi penciptaan laba, termasuk ukuran-ukuran untuk melindungi hak buruh dan pelestarian lingkungan hidup.
PRIVATISASI
Menjual perusahaan, barang dan layanan milik negara kepada investor swasta. Walaupun dilakukan atas nama efisiensi yang lebih besar, yang seringkali memang dibutuhkan, privatisasi mengkonsentrasikan kemakmuran kepada segelintir tangan dan membuat rakyat miskin tak bisa mendapatkan barang serta layanan karena mahalnya.
MENGENYAHKAN KONSEP “THE PUBLIC GOOD”
Mengurangi tanggungjawab bersama dan menggantikannya dengan “kewajiban individu”. Membiarkan kaum termiskin untuk menemukan solusi sendiri atas mahalnya layanan kesehatan, pendidikan dan keamanan sosial serta menyebut mereka “malas” jika mereka gagal.
GLOBALISASI KAPITALISME: Mitos vs Realitas
Indonesia: Mencintaimu dengan Sederhana
Segera terbit beberapa buku hasil Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa, perjalanan keliling Indonesia bersepeda motor dua wartawan, Farid Gaban dan Ahmad Yunus.
Terbit Februari 2011
INDONESIA: Mencintaimu dengan Sederhana
Bagaimana dua wartawan, Farid Gaban dan Ahmad Yunus, melakukan perjalanan bersepeda motor keliling Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote? Mengapa pesisir dan pulau-pulau menjadi fokus perhatiannya? Buku ini juga berisi foto tentang pemandangan, budaya ekonomi-sosial, lingkungan dan kehidupan manusia di pesisir serta pulau-pulau terpencil Indonesia.
Buku ini dicetak dalam dua versi dan masing-masing dilengkapi dengan DVD video perjalanan berdurasi 30 menit:
Hardcover, artpaper/fullcolor, 27 x 25 cm, tebal 150 hlm Harga: Rp 250.000
Paperback, artpaper/fullcolor, 21 x 19 cm,tebal 150 hlm Harga: Rp 95.000
Terbit Juni 2011
Di Kolong Langit Khatulistiwa
Renungan dan catatan pribadi Farid Gaban tentang politik, ekonomi, budaya, lingkungan Kepulauan Nusantara, negeri paradoks, negeri yang indah dan kaya namun pada saat yang sama miskin.
Paperback, 13 x 19 cm, 250 hlm – Harga: Rp 85.000
(Harga-harga belum termasuk ongkos kirim)
Pesan sekarang ke fgaban@gmail.com
UNTUK MEMBACA NUKILAN BUKU DI BAWAH (KLIK MORE)
Melihat Langit Bernyanyi
Langit bernyanyi, menari, bersama terbit dan tenggelamnya matahari di ufuk pulau-pulau Nusantara.
Langit-langit lain yang bernyanyi, lihat klik MORE








