Archive for December, 2010
Indonesia: Mencintaimu dengan Sederhana
Segera terbit beberapa buku hasil Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa, perjalanan keliling Indonesia bersepeda motor dua wartawan, Farid Gaban dan Ahmad Yunus.
Terbit Februari 2011
INDONESIA: Mencintaimu dengan Sederhana
Bagaimana dua wartawan, Farid Gaban dan Ahmad Yunus, melakukan perjalanan bersepeda motor keliling Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote? Mengapa pesisir dan pulau-pulau menjadi fokus perhatiannya? Buku ini juga berisi foto tentang pemandangan, budaya ekonomi-sosial, lingkungan dan kehidupan manusia di pesisir serta pulau-pulau terpencil Indonesia.
Buku ini dicetak dalam dua versi dan masing-masing dilengkapi dengan DVD video perjalanan berdurasi 30 menit:
Hardcover, artpaper/fullcolor, 27 x 25 cm, tebal 150 hlm Harga: Rp 250.000
Paperback, artpaper/fullcolor, 21 x 19 cm,tebal 150 hlm Harga: Rp 95.000
Terbit Juni 2011
Di Kolong Langit Khatulistiwa
Renungan dan catatan pribadi Farid Gaban tentang politik, ekonomi, budaya, lingkungan Kepulauan Nusantara, negeri paradoks, negeri yang indah dan kaya namun pada saat yang sama miskin.
Paperback, 13 x 19 cm, 250 hlm – Harga: Rp 85.000
(Harga-harga belum termasuk ongkos kirim)
Pesan sekarang ke fgaban@gmail.com
UNTUK MEMBACA NUKILAN BUKU DI BAWAH (KLIK MORE)
Melihat Langit Bernyanyi
Langit bernyanyi, menari, bersama terbit dan tenggelamnya matahari di ufuk pulau-pulau Nusantara.
Langit-langit lain yang bernyanyi, lihat klik MORE
Benda Beranak Pinak
Stuf breeds stuff. Satu benda membutuhkan benda yang lain. Jika kita punya mobil, kita butuh garasi, atau setidaknya sound-system mobil. Sound-system mobil butuh audio-player. Audio-player butuh compact-disc. Compact-disc butuh rak. Rak butuh ruang. Ruang butuh dibersihkan, kita membutuhkan sapu atau lap. Lap butuh sabun. Dan pada muaranya, mobil, audio-player, rak, sapu, lap dan sabun kelak akan membutuhkan tempat sampah. (more…)
Sawit, Hutan Kalimantan dan Bencana Ganda
Situasi Daerah Aliran Sungai Kapuas mencerminkan rusaknya lingkungan kita, tak hanya di Kalimantan tapi juga pulau-pulau besar lain. Hari ini saya membaca berita di Antara, kota Sintang yang ada di tepi Kapuas terancam banjir. Ini kontras dengan yang saya lihat ketika berkunjung ke sana pada musim kemarau September 2009 lalu: kering kerontang.
Daerah Aliran Sungai Kapuas merupakan ekosistem yang penting, mengingat Kapuas adalah sungai terpanjang di Indonesia. Kondisi hutan di daerah aliran sungai itu berpengaruh pada hidup orang banyak di Kalimantan Barat.
Akibat penggundulan hutan, yang sebagian besar di antaranya untuk pembukaan lahan perkebunan sawit, warga Kalimantan menghadapi soal-soal seperti ini yang makin kronis: kekeringan dan kekurangan air bersih ketika kemarau, dan banjir di musim penghujan. Artinya bencana sepanjang tahun. (more…)
Jantung Segitiga Terumbu Karang
Indonesia adalah jantung terpenting Kawasan Segitiga Terumbu Karang Dunia, The Coral Triangle, menguasai lebih dari separoh luasnya. (more…)







