Sawit, Hutan Kalimantan dan Bencana Ganda

Situasi Daerah Aliran Sungai Kapuas mencerminkan rusaknya lingkungan kita, tak hanya di Kalimantan tapi juga pulau-pulau besar lain. Hari ini saya membaca berita di Antara, kota Sintang yang ada di tepi Kapuas terancam banjir. Ini kontras dengan yang saya lihat ketika berkunjung ke sana pada musim kemarau September 2009 lalu: kering kerontang.

Kerontang Sungai Kapuas (September 2009, Farid Gaban)

Daerah Aliran Sungai Kapuas merupakan ekosistem yang penting, mengingat Kapuas adalah sungai terpanjang di Indonesia. Kondisi hutan di daerah aliran sungai itu berpengaruh pada hidup orang banyak di Kalimantan Barat.

Akibat penggundulan hutan, yang sebagian besar di antaranya untuk pembukaan lahan perkebunan sawit, warga Kalimantan menghadapi soal-soal seperti ini yang makin kronis: kekeringan dan kekurangan air bersih ketika kemarau, dan banjir di musim penghujan. Artinya bencana sepanjang tahun.

Sawit hanya memperkaya segelintir orang dan investor, namun menghancurkan hidup banyak orang. (Lihat: Daftar Orang Terkaya Indonesia). Di Kalimantan, warga miskin dan beberapa suku Dayak tak hanya kehilangan lahan bertani, mereka menghadapi hidup yang lebih sulit akibat bencana ganda kekeringan-banjir itu.

Tapi, ini tidak khas Kalimantan. Lihat yang terjadi di Wasior, Papua, tempo hari misalnya. Juga bencana rutin serupa di Sumatra, Sulawesi dan Jawa.

Kekeringan dan banjir adalah bukan bencana alam, melainkan bencana akibat kebodohan dan keserakahan manusia sendiri.

Sampai kapan kita akan mulai menyadari pentingnya membangun ekonomi tanpa merusak alam yang akhirnya akan berakibat fatal bagi sebagian besar warga sendiri?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s